Memories of Bali: Uluwatu’s Kecak & Fire Dances

Uluwatu ViewKe Bali gag lengkap kalo gag berkunjung ke Uluwatu. Kata Uluwatu itu artinya “di ujung” yah emang tepat coz letaknya ada di ujung selatan Pulau Bali. Nah, kalo udah ke sana jangan lupa kunjungin Pura Besan-nya yang terletak di ujung tebingnya. Jam 6 pula ada pertunjukan Tari Kecak & Api yang memungut biaya Rp50.000 kalo mo nonton. Jangan datang telat coz susah nyari tempat duduk kan ada banyak orang di sana. Selain itu bisa lihat sunset juga. Duh ilaa… Keren banget!!!

Nah, ini review mengenai Tari Kecak & Api yang pada umumnya terinspirasi oleh kisah Rama & Sita. Tari Kecak , adalah jenis tarian Bali yang paling unik dan tidak diiringi dengan alat musik/gamelan apapun, tetapi diiringi dengan paduan suara sekitar 70 orang pria. Tari Kecak ini berasal dari tarian sakral (Sang Hyang). Pada tari sanghyang seorang yang sedang kerasukan roh berkomunikasi denga para dewa atau leluhur yang sudah disucikan. Dengan menggunakan si penari sebagai media penghubung para dewa atau leluhur dapat menyampaikan sabda atau titahnya. Pada tahun 1930-an mulailah disisipi cerita epos Ramayana ke dalam tarian tersebut.

Secara singkat ceritanya adalah sebagai berikut :
Karena akal jahat Dewi Kakayi (ibu tiri) Sri Rama, putra mahkota yang syah dari kerajaan Ayodya di asingkan dari istana ayahandanya Sang Prabu Dasarata, dengan ditemani adik laki-lakinya ( Laksmana) serta Istrinya (Dewi Sita) yang setia. Sri Rama pergi kehutan Dandaka, pada saat mereka berada di hutan, mereka di ketahui oleh Prabu Dasamuka (Rahwana) seorang raja yang lalim, dan Rahwana pun terpikat oleh kecantikan Dewi Sita, I a lalu membuat upaya untuk menculik Dewi Sita dan ia di bantu oleh Patihnya Marica. Dengan kesaktiannya, raksasa Marica menjelma menjadi kijang emas yang cantik dan lincah. Dengan demikian meraka berhasil memisahkan Dewi Sita dari Rama dan Laksmana. Rahwana lalu menggunakan kesempatan ini untuk menculik Dewi Sita dan membawanya kabur ke Alengkapura. Sri Rama dan Laksmana berusaha menolong Dewi Sita dari cengkraman raja yang kejam itu, atas bantuan bala tentara kera di bawah pimpinan Hanoman maka mereka berhasil mengalahkan bala raksasa Rahwana yang dipimpin oleh Megananda, putranya sendiri. Akhirnya Sri Rama berhasil merebut kembali istrinya dengan selamat,. <3

Kecak & Fire Dances

Satu Tanggapan

  1. asyikkkkkkkkkkkkkkkkkk
    enaekkkk
    anehhhhhhhh
    hehehehe

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.