SOCIALISTA (SCLT) Performed May 24th, 2008 on Aula SMA Kristen 2 (BINSUS) Tomohon.!
Tiny (purple), Nana (brown), Aiyu (blue) and Fzta (red) ^_^




DIarsipkan di bawah: Socialista | Leave a Comment »

Makasih VITA MARISSA karena sudah membanggakan Indonesia, dengan turut membawa Nusantara menuju final Piala Uber 2008 bersama yang terkasih dan yang dibanggakan, LILIYANA NATSIR. Vita dan Lilyana telah membuktikan bahwa masih ada kaliber yang mampu menandingi dominasi China terutama di sektor ganda putri. Apalagi, Indonesia sedang dalam keterpurukan sektor putrinya. Thanks for all of you!
Tulisan ini dibuat, mengingat begitu banyak fans Vita di sini.&& kita semua berharap Vita dapat berkarya lebih baik lagi, terutama di Beijing Olympic 2008 nanti. Keep on fighting! Stay pray!!

credits.. vmfs, nana^62
DIarsipkan di bawah: Bulutangkis, Lilyana Natsir, Vita Marissa | 63 Komentar »
Afgan Syah Reza adalah seorang pendatang baru dalam dunia musik Indonesia. Kehadirannya ditandai dengan debut albumnya CONFESSION NO.1 pada Januari 2008.
Dalam album yang diproduksi oleh Wanna B Production dan didistribusikan oleh PT Sony-BMG itu terdiri dari 13 lagu. Di mana sebagai lagu andalan lagu Terima Kasih Cinta, Klise dan Tanpa Batas Waktu yang video klipnya dibintangi Thalita Latief dengan sutradara Jose Purnomo.
Dengan warna musik yang dipengaruhi pop, soul, R&B dan jazz, album ini melibatkan musisi beken, seperti Fajar LMN, Harry Budiman (produser Tangga), Deddy Dhukun, Dian HP dan Bebi Romeo sebagai komposer.
Afgan sendiri merupakan anak kedua dari empat bersaudara pasangan Lola Purnama dan Loyd Yahya. Lahir di Jakarta, 27 Mei 1989, ia besar dalam keluarga penikmat musik, yang kemudian membuka kesempatan dirinya mengembangkan karier.
duhhh,… q suka banget ama afgan.. in face apalagi suaranya yang keren banget! yah semenjak lagunya Terima Kasih Cinta itu !! lagunya bermakna banget <333 yah,.. !!!
DIarsipkan di bawah: Afgan | Leave a Comment »
LaguX GIRLS’ GENERATION yang berjudul juga GIRLS’ GENERATION pernah jadi lagu n’ danceX Ruang 2 Putri lowh.. makanya waktu malam kebe’ konsepnya dinamain CHISTA’S GENERATION.. hwhwhw…!!
DIarsipkan di bawah: Girls' Generation | Leave a Comment »
| GIRLS’ GENERATION PICTURES!!!!!!!! | |
|
I LIKE GIRLS’ GENERATION…esp, Jess, Taetae, Seohyunnie, Yuri,… <3333 |
|
DIarsipkan di bawah: Girls' Generation | Leave a Comment »
Violence and abuse affect all kinds of people every day. It doesn’t matter what race or culture you come from, how much money you have, how old you are, or if you have a disability. Violence does not discriminate.
Abuse can be physical, mental and emotional. Violence against women in any form is a crime, wheter the abuser is a family members, someone you date, a current or past spouse, boyfriend or girlfriend, an acquaintace, or a strager. You are not at fault. You didn’t cause the abuse to occur. If you or someone you know has been sexually, physically or emotionally abused, seek help from other family members and friends or community organizations. Talk with a health care provider, especially if you have been physically hurt. Learn how to reduce your risk of becoming a victim of sexual assault or sexual abuse before you find yourself in an uncomfortable or threatening situation. One important part of getting help is knowing if you are in an abusive relationship. Sometimes it can be hard to admit that you are in an abusive relationship. But, there are clear signs to help you know if you are being abused.
STOP VIOLENCE AGAINST WOMEN!
DIarsipkan di bawah: Health, Women | 1 Komentar »
Ke Bali gag lengkap kalo gag berkunjung ke Uluwatu. Kata Uluwatu itu artinya “di ujung” yah emang tepat coz letaknya ada di ujung selatan Pulau Bali. Nah, kalo udah ke sana jangan lupa kunjungin Pura Besan-nya yang terletak di ujung tebingnya. Jam 6 pula ada pertunjukan Tari Kecak & Api yang memungut biaya Rp50.000 kalo mo nonton. Jangan datang telat coz susah nyari tempat duduk kan ada banyak orang di sana. Selain itu bisa lihat sunset juga. Duh ilaa… Keren banget!!!
Nah, ini review mengenai Tari Kecak & Api yang pada umumnya terinspirasi oleh kisah Rama & Sita. Tari Kecak , adalah jenis tarian Bali yang paling unik dan tidak diiringi dengan alat musik/gamelan apapun, tetapi diiringi dengan paduan suara sekitar 70 orang pria. Tari Kecak ini berasal dari tarian sakral (Sang Hyang). Pada tari sanghyang seorang yang sedang kerasukan roh berkomunikasi denga para dewa atau leluhur yang sudah disucikan. Dengan menggunakan si penari sebagai media penghubung para dewa atau leluhur dapat menyampaikan sabda atau titahnya. Pada tahun 1930-an mulailah disisipi cerita epos Ramayana ke dalam tarian tersebut.
Secara singkat ceritanya adalah sebagai berikut :
Karena akal jahat Dewi Kakayi (ibu tiri) Sri Rama, putra mahkota yang syah dari kerajaan Ayodya di asingkan dari istana ayahandanya Sang Prabu Dasarata, dengan ditemani adik laki-lakinya ( Laksmana) serta Istrinya (Dewi Sita) yang setia. Sri Rama pergi kehutan Dandaka, pada saat mereka berada di hutan, mereka di ketahui oleh Prabu Dasamuka (Rahwana) seorang raja yang lalim, dan Rahwana pun terpikat oleh kecantikan Dewi Sita, I a lalu membuat upaya untuk menculik Dewi Sita dan ia di bantu oleh Patihnya Marica. Dengan kesaktiannya, raksasa Marica menjelma menjadi kijang emas yang cantik dan lincah. Dengan demikian meraka berhasil memisahkan Dewi Sita dari Rama dan Laksmana. Rahwana lalu menggunakan kesempatan ini untuk menculik Dewi Sita dan membawanya kabur ke Alengkapura. Sri Rama dan Laksmana berusaha menolong Dewi Sita dari cengkraman raja yang kejam itu, atas bantuan bala tentara kera di bawah pimpinan Hanoman maka mereka berhasil mengalahkan bala raksasa Rahwana yang dipimpin oleh Megananda, putranya sendiri. Akhirnya Sri Rama berhasil merebut kembali istrinya dengan selamat,. <3

DIarsipkan di bawah: Bali, Kecak | 1 Komentar »
Nie foto-foto jalan2 terakhir bareng Acha ama Imel yang dah pindah. Waktu itu qt semua masih berstatus Alamania alias penghuni Ruang 12 Putri. Tapi sekarang kan dah jadi Orchista. Tapi menjadi x_Alamania merupakan hadian yang indah!




DIarsipkan di bawah: Alamania, Orchista | Leave a Comment »